<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>FreSh</title>
	<atom:link href="http://www.freshyourmind.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.freshyourmind.com</link>
	<description>Just another WordPress site</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Sep 2011 05:20:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>FreSh: Fenomena Brand di Social Media</title>
		<link>http://www.freshyourmind.com/2011/09/fresh-fenomena-brand-di-social-media/</link>
		<comments>http://www.freshyourmind.com/2011/09/fresh-fenomena-brand-di-social-media/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Sep 2011 05:20:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Monthly Events]]></category>
		<category><![CDATA[brand]]></category>
		<category><![CDATA[buzzer]]></category>
		<category><![CDATA[difabel]]></category>
		<category><![CDATA[digital agency]]></category>
		<category><![CDATA[quiz hunter]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fresh.strategocorp.com/?p=437</guid>
		<description><![CDATA[Obrolan seru FreSh di perhelatan Social Media Festival hari pertama waktu itu membahas fenomena kampanye brand di social media. Acara dibuka lebih dulu oleh Pandu Padmanegara yang bercerita tentang Facebook Groups social media Strategist Club, yang berisikan orang-orang dari beragam latar belakang, yang mau berbagi ilmu demi pemanfaaatan social media yang positif di Indonesia. Belum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2011/09/freshsocmedfest01.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-438" title="freshsocmedfest01" src="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2011/09/freshsocmedfest01-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Obrolan seru FreSh di perhelatan <a href="http://www.socmedfest.com " target="_blank">Social Media Festival</a> hari pertama waktu itu membahas fenomena kampanye <em>brand</em> di <em>social media</em>. Acara dibuka lebih dulu oleh Pandu Padmanegara yang bercerita tentang Facebook Groups <em>social media</em> Strategist Club, yang berisikan orang-orang dari beragam latar belakang, yang mau berbagi ilmu demi pemanfaaatan <em>social media</em> yang positif di Indonesia. Belum gabung? Silakan kunjungi <a href="http://www.facebook.com/groups/Social.Media.Strategist/" target="_blank">tautan ini</a> untuk melihat isinya.</p>
<p>Selanjutnya ngobrol-ngobrol FreSh pun dimulai. Yang hadir kala itu: Joshua Gunawan (@joshuagunawan) dari Aqua Danone, Alderina (@alderina) yang sering berurusan dengan proyek <em>social media</em> di tempat kerjanya, Muhadkly Acho (@muhadkly) yang menanjak popularitasnya di Twitter, dan Henda Eka Putra (@hendraekaputr4) yang sering ikut kontes di Twitter dan Facebook dan sering menang.</p>
<p>Joshua sempat cerita kalau kampanye di <em>social media</em> memang dibutuhkan kalau <em>brand</em> ingin ngobrol dengan konsumennya. Kala <em>brand</em> ingin berinteraksi langsung dengan konsumennya. Untuk itu <em>brand</em> harus bisa menyajikan dirinya melalui sebuah personifikasi di akun <em>social media</em>.</p>
<p>Joshua berkata kalau objektif kampanye hanya untuk eksposur, sebenarnya promosi <em>brand</em> di televisi, radio, majalah, dan media konvensional lain sudah cukup. Jelas terbukti karena penetrasinya yang nasional. Hanya saja, <em>social media</em> membawa sesuatu yang berbeda dibandingkan media-media tersebut. <em>Social media</em> itu dua arah sehingga <em>brand</em> bisa bertanya dan mendapat masukan langsung dari konsumennya.</p>
<p>Alderina menambahkan tanpa <em>brand</em> masuk di <em>social media</em>, <em>brand</em>-pun akan tetap dibicarakan. Kalau yang dibahas di ranah daring itu positif sih tidak masalah, namun kalau negatif? Salah satu alasan kenapa <em>brand</em> perlu hadir di <em>social media</em> adalah agar bisa menyeimbangkan komentar-komentar negatif itu dengan pengetahuan dan manfaat positif yang memang sejatinya bisa diberikan oleh <em>brand</em>.</p>
<p><a href="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2011/09/freshsocmedfest02.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-439" style="border-style: initial; border-color: initial;" title="freshsocmedfest02" src="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2011/09/freshsocmedfest02-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a></p>
<p>Alderina juga berbagi cerita tentang profesi baru yang kini ia geluti. Kala kuliah dulu tidak ada yang terbayang kalau akan ada profesi baru di dunia ini dimana ia bisa menggunakan Twitter dan Facebook sebebas mungkin (karena memang menjadi tuntutan pekerjaan). Kenyataannya memang usia <em>social media</em> masih muda. Semua individu yang terlibat di dalamnya selalu masih harus terus belajar dan mencoba berkeksperimen langsung. Tidak ada hal yang salah dan benar. Kesempatan baru masih terus terbuka, dan semua orang masih bisa ikut belajar dan mencoba memanfaatkannya.</p>
<p>Hal serupa diceritakan oleh Acho. Ia belajar melalui tweet apa yang sebaiknya ia sampaikan kepada <em>follower</em>-nya. Kekuatan tweet adalah di kontennya. Acho memilih jalur humor dalam penyampaian tweetnya, karena ia melihat konten itulah yang dibutuhkan pengguna Twitter. Orang sudah pusing menghadapi kehidupan sehari-hari. Untuk banyak orang, Twitter menjadi alternatif konten hiburan. Terhadap merekalah, Acho menyampaikan pesan-pesan dalam tweetnya.</p>
<p>Konten tweet yang menarik lebih akan terasa maksimal kalau dikirimkan pada waktu yang tepat. Acho misalnya, jarang menulis tweet pada jam kerja. Biasanya ia mulai aktif saat makan siang dan saat masa pulang kantor. Seperti televisi, Twitter punya &#8220;<em>prime time</em>&#8220;-nya sendiri. Pastikan tweet kita tersampaikan pada masa banyak <em>follower </em>kita menyimaknya, supaya interaksi yang muncul pun bisa maksimal.</p>
<p><a href="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2011/09/freshsocmedfest03.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-440" title="freshsocmedfest03" src="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2011/09/freshsocmedfest03-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Putra, sebagai salah satu dari komunitas pemburu kuis ikut berbagi cerita. Ia sudah berpuluh-puluh kali mendapat hadiah dari kontes yang diadakan di Twitter dan Facebook. Entah sudah berapa banyak <em>gadget</em>vdan <em>voucher</em> yang ia terima. Ia bahkan pernah mendapatkan hadiah kesempatan berjalan-jalan pula bersama dengan keluarganya. Semua itu ia dapatkan karena ia intens dan bekerja sama dengan komunitasnya. Bahkan, mereka punya BBM groups tempat mereka berbagi informasi tentang kuis dan strategi untuk memenangkan kuis tersebut.</p>
<p>Putra juga memberi masukan kepada <em>brand</em> dan admin yang memegang akunnya di <em>social media</em>. Ia juga adalah konsumen <em>brand</em>. Sebagai konsumen yang ia pegang adalah janji langsung dari produsen. Dalam konteksnya di <em>social media</em>, yang ia pegang adalah janji yang diberikan oleh akun <em>brand</em>, termasuk salah satunya adalah kejelasan proses pelaksanaan kontes.</p>
<p>Acho juga menceritakan pengalamannya menjadi seorang <em>buzzer</em>. Ia harus mengolah pesan yang disampaikan oleh <em>brand</em> dan <em>agency</em>-nya dan menuturkannya dalam bahasa yang ia biasa gunakan. Terkadang memang tidak semua kampanye <em>brand</em> memiliki karakteristik yang sesuai dengan Acho. Misalnya, ia pernah diminta untuk membantu <em>buzz</em> yang mengandung pesan kesehatan, padahal Acho sendiri adalah perokok. Namun akhirnya dicapai kesepakatan kalau fungsi <em>buzzer</em> yang Acho lakukan hanyalah untuk mempromosikan situs (dan bukan pesan kesehatan). Kata Acho, buzz itu bisa dilakukan untuk 2 tujuan: menyampaikan pesan <em>brand</em> dan/atau sekedar untuk membantu meningkatkan <em>traffic</em> ke situs <em>brand</em>.</p>
<p>Joshua juga bercerita bahwa <em>buzzer</em> itu hanya sebagian kegiatan kampanye saja. Tidak melulu dibutuhkan <em>buzzer</em> dalam kampanye <em>social media</em>, karena ujung-ujungnya kembali pada objektif kampanye itu sendiri. Bisa saja promosi melalui <em>banner</em> di portal-portal lebih efektif dibanding menggunakan <em>buzzer</em> kalau memang objektifnya adalah mengejar <em>leads </em>untuk datang mengunjungi <em>website</em>.</p>
<p><a href="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2011/09/freshsocmedfest04.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-441" title="freshsocmedfest04" src="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2011/09/freshsocmedfest04-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Acara ngobrol-ngobrol FreSh ini berlangsung selama satu jam, sebelum akhirnya FreSh lanjut ke sesi berikutnya, yakni presentasi dari Angkie Yudistia (@angkieyudisti). Angkie pernah menjadi salah satu finalis abang none Jakarta yang kini sedang berkampanye membangun kesadaran agar masyarakat tidak gampang mengejek-ejek fisik seseorang, misalnya: menyebut seseoang itu autis, cacat mental, dsb. Angkie sendiri sejak kecil mengalami gangguan pendengaran. Di sesi ini, Angkie mengundang beberapa audiens untuk ikut dalam sebuah simulasi, agar mereka ikut merasakan bagaimana menjadi seorang difabel.</p>
<p>Perhelatan FreSh ini pun berakhir pukul 21:00 dan ditutup dengan foto bersama. Terima kasih untuk partisipan yang sudah hadir, serta seluruh panitia Social Media Festival yang membuat acara FreSh bulan ini menjadi lebih meriah.</p>
<p>Foto lebih banyak bisa dilihat di <a href="http://www.facebook.com/media/set/?set=oa.251027081606549&amp;type=1" target="_blank">tautan ini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.freshyourmind.com/2011/09/fresh-fenomena-brand-di-social-media/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FreSh: Berpikir Kreatif Bekerja Aktif</title>
		<link>http://www.freshyourmind.com/2011/05/berpikir-kreatif-bekerja-aktif/</link>
		<comments>http://www.freshyourmind.com/2011/05/berpikir-kreatif-bekerja-aktif/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 May 2011 05:06:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catur pw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Creative]]></category>
		<category><![CDATA[Monthly Events]]></category>
		<category><![CDATA[Aktif]]></category>
		<category><![CDATA[ExtraJoss]]></category>
		<category><![CDATA[fresh]]></category>
		<category><![CDATA[FreShJoss]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fresh.strategocorp.com/?p=418</guid>
		<description><![CDATA[Di setiap kegiatan keseharian kita selalu dituntut untuk terus berpikir kreatif. Bukan hanya untuk pekerjaan, namun juga dalam kegiatan lain di rumah atau tempat lain. Dengan berpikir kreatif kita bisa menyelesaikan pekerjaan atau hal lain dengan cara baru dan lebih efektif. Sebenarnya kreatif bisa dibiasakan sejak kecil dengan terbiasa melihat, berpikir dan bertindak. Ada beberapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-419" title="Pak Loni, GM Marketing Extra Joss sharing di FreSh Mei 2011" src="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2011/05/freshforum-extrajoss-1.jpg" alt="" width="600" height="400" /></p>
<p>Di setiap kegiatan keseharian kita selalu dituntut untuk terus berpikir kreatif. Bukan hanya untuk pekerjaan, namun juga dalam kegiatan lain di rumah atau tempat lain. Dengan berpikir kreatif kita bisa menyelesaikan pekerjaan atau hal lain dengan cara baru dan lebih efektif. Sebenarnya kreatif bisa dibiasakan sejak kecil dengan terbiasa melihat, berpikir dan bertindak.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-420" title="Denny Sumargo sharing di FreSh ExtraJoss Mei 2011" src="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2011/05/freshforum-extrajoss-2.jpg" alt="" width="600" height="450" /><br />
Ada beberapa cara untuk melatih kita untuk bisa lebih kreatif. Salah satunya, kita harus sering melakukan keisengan untuk melatih sense of creativity. Karena kreatif adalah kemampuan memecahkan masalah dengan cara menggabungkan banyak cara menjadi cara baru, unik atau terobosan. Kreatif adalah kemampuan otak dan cara berpikir, sehingga makin sering kita berlatih makin spontan cara berpikir kreatifnya.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-421" title="FreShJoss Speakers @motulz @dian_noeh @sumargodenny" src="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2011/05/freshforum-extrajoss-4.jpg" alt="" width="600" height="400" /></p>
<p>Begitulah yang mengemuka dari Anto motulz salah satu pemateri <strong>Fresh (Freedom of Sharing)</strong> Rabu, (18/05). Bertempat di Es Teller 77 Resto acara ini juga mengundang  tiga narasumber lainnya yakni <strong>Denny Sumargo</strong>, Dian Noeh Abubakar dan  tamu paling istimewa adalah <strong>Bapak Loni</strong>, GM Marketing dari Extra Joss. Malam itu sekitar ratusan peserta hadir pada acara yang rutin diadakan sebulan sekali ini.</p>
<div id="__ss_8170032" style="width: 425px;">
<p><strong style="display: block; margin: 12px 0 4px;"><a title="LAKI minum Extra joss by Bpk. Loki GM Extra Joss" href="http://www.slideshare.net/caturpw/laki-minuextra-joss-fresh-joss">LAKI minum Extra joss by bpk. Loki GM Extra Joss</a></strong><object id="__sse8170032" width="425" height="355"><param name="movie" value="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=extrajoss-freshjoss-110601014530-phpapp01&amp;stripped_title=laki-minuextra-joss-fresh-joss&amp;userName=caturpw" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="355" src="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=extrajoss-freshjoss-110601014530-phpapp01&amp;stripped_title=laki-minuextra-joss-fresh-joss&amp;userName=caturpw" name="__sse8170032" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<div style="padding: 5px 0 12px;">View more <a href="http://www.slideshare.net/">presentations</a> from <a href="http://www.slideshare.net/caturpw">catur pw</a>.</div>
</div>
<p>Acara Fresh yang malam itu mengusung tema &#8220;<strong>Berpikir Kreatif, Bekerja Aktif&#8221; </strong>ini juga membahas bagaimana memaksimalkan kreativitas kita untuk mencapai tujuan atau cita-cita. Denny Sumargo yang pebasket profesional menceritakan pengalamannya sejak awal ia berkarir. Laki-laki ini memberi tips untuk bisa tetap kreatif ia menyarankan untuk selalu berpikir positif. Selebihnya tentu perlu komitmen dan terus latihan.</p>
<p>&#8220;Pertama, follow your heart dan yakinlah apa yang telah anda putuskan suatu saat akan menjadi kebenaran,&#8221;katanya. Hebatnya ia bisa memotivasi dirinya sendiri, karena ha ini lebih penting. Makanya ia selalu  mengurangi makan nasi dan olahraga. Selain menjadi atlet basket nasional ia juga aktif menulis di sebuah blog.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-422" title="Para Peserta FreShJoss Mei 2011" src="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2011/05/freshforum-extrajoss-3.jpg" alt="" width="600" height="399" /></p>
<p>Ratusan peserta yang hadir pada event ini menyimak takzim. Di setiap sesi selalu saja ada pertanyaan dari para peserta ke para pemateri. Asyiknya setiap penanya yang beruntung, pertanyaanya dianggap paling menarik, memperoleh &#8220;doorprize&#8221; dari extra joss.</p>
<p>Yang paling heboh pada sesi <strong>Dian Noeh Abubakar</strong>, Senior VP Weber Shandwick Indonesia. Kreativitas sangat diperlukan di dunia ke-pr-an. Apalagi di era sekarang ini dimana cara orang berkomunikasi sudah berubah dibanding beberapa tahun lalu. saat ini semua orang adalah jurnalis. Karena itu dalam dunia ke-pr-an kreativitas sangat diperlukan.</p>
<div id="__ss_8122095" style="width: 425px;">
<p><strong style="display: block; margin: 12px 0 4px;"><a title="Berpikir Kreatif Bekerja Aktif - Dian Noeh Abubakar" href="http://www.slideshare.net/caturpw/fre-shjoss-diannoeh-8122095">Berpikir Kreatif Bekerja Aktif &#8211; Dian Noeh Abubakar</a></strong><object id="__sse8122095" width="425" height="355"><param name="movie" value="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=freshjoss-diannoeh-110527043150-phpapp02&amp;stripped_title=fre-shjoss-diannoeh-8122095&amp;userName=caturpw" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="355" src="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=freshjoss-diannoeh-110527043150-phpapp02&amp;stripped_title=fre-shjoss-diannoeh-8122095&amp;userName=caturpw" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" name="__sse8122095"></embed></object></p>
<div style="padding: 5px 0 12px;">View more <a href="http://www.slideshare.net/">presentations</a> from <a href="http://www.slideshare.net/caturpw">catur pw</a>.</div>
</div>
<p>Malam itu dia mencontohkan bagaimana kreativitas diperlukan dalam berkomunikasi sebuah brand dengan komunitasnya. Menurutnya industri pr adalah industri yang process oriented.  Seperti yang dikatakan <strong>Anto motulz</strong> proses bukan semata- tentang awal dan akhir, karena akhir adalah proses awal yang baru.</p>
<div id="__ss_8122503" style="width: 425px;">
<p><strong style="display: block; margin: 12px 0 4px;"><a title="Iseng Main Kreatif - FreShJoss by Anto Motulz" href="http://www.slideshare.net/caturpw/iseng-main-kreatif-freshjoss-by-anto-motulz">Iseng Main Kreatif &#8211; FreShJoss by Anto Motulz</a></strong><object id="__sse8122503" width="425" height="355"><param name="movie" value="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=iseng-main-kreatif-freshjoss-110527050140-phpapp01&amp;stripped_title=iseng-main-kreatif-freshjoss-by-anto-motulz&amp;userName=caturpw" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="355" src="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=iseng-main-kreatif-freshjoss-110527050140-phpapp01&amp;stripped_title=iseng-main-kreatif-freshjoss-by-anto-motulz&amp;userName=caturpw" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" name="__sse8122503"></embed></object></p>
<div style="padding: 5px 0 12px;">View more <a href="http://www.slideshare.net/">presentations</a> from <a href="http://www.slideshare.net/caturpw">catur pw</a>.</div>
</div>
<p>Acara berakhir kira-kira pukul 21:30 wib dengan pengundian &#8220;doorprize&#8221;.</p>
<p><strong>Sampai ketemu di Fresh Forum bulan depan dengan tema yang lebih menarik!</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Foto-foto lainnya bisa dilihat disini: <strong><a href="http://www.flickr.com/photos/63577570@N04/sets/72157626858891712/" target="_blank">FreShJoss May 2011</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.freshyourmind.com/2011/05/berpikir-kreatif-bekerja-aktif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FreSh: Women, Love and Social Media</title>
		<link>http://www.freshyourmind.com/2011/02/women-love-and-social-media/</link>
		<comments>http://www.freshyourmind.com/2011/02/women-love-and-social-media/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Feb 2011 19:40:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catur pw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Monthly Events]]></category>
		<category><![CDATA[freedom of sharing]]></category>
		<category><![CDATA[fresh]]></category>
		<category><![CDATA[love]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[women]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://freshyourmind.com/?p=395</guid>
		<description><![CDATA[Tepat di tanggal 14 feb ketika banyak orang merayakan kasih sayang, kembali FreSh mengadakan event bulanan bertajuk &#8220;Women, Love and Social Media&#8221;. Bahasan seputar wanita oleh para wanita luar biasa yang kesehariannya berkutat di sosial media. Dimulai oleh @afwika yang membahas Social Media Gender Gap, Repositioning Women’s Role on Social Media. Ternyata populasi wanita di social [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-396 alignnone" title="FreSh Feb 2011: Women, Love and Social Media" src="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2011/02/5447176904_b167f8c2ae_o-Small.jpg" alt="" width="600" height="426" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-405" title="Peserta FreSh Feb 2011: women, love and social media at @atamerica" src="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2011/02/5447171844_cff33bc90a_o-Small.jpg" alt="" width="600" height="399" /></p>
<p>Tepat di tanggal 14 feb ketika banyak orang merayakan kasih sayang, kembali FreSh mengadakan event bulanan bertajuk &#8220;Women, Love and Social Media&#8221;.</p>
<p>Bahasan seputar wanita oleh para wanita luar biasa yang kesehariannya berkutat di sosial media.</p>
<p>Dimulai oleh <a href="http://twitter.com/afwika" target="_blank">@afwika</a> yang membahas Social Media Gender Gap, Repositioning Women’s Role on Social Media.</p>
<p>Ternyata populasi wanita di social media masih kalah banyak dengan pria, dan wanita hanya menggunakan social media untuk : connection, community, creativity, convenience</p>
<p><em>Women looking for like minded people to learn from, to share with and to build lasting friendship</em></p>
<div id="__ss_6949179" style="width: 425px;"><strong><a title="Social media gender gap" href="http://www.slideshare.net/caturpw/social-media-gender-gap">Social media gender gap</a></strong><object id="__sse6949179" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="355" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=socialmediagendergap-110216124148-phpapp01&amp;stripped_title=social-media-gender-gap&amp;userName=caturpw" /><param name="name" value="__sse6949179" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed id="__sse6949179" type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="355" src="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=socialmediagendergap-110216124148-phpapp01&amp;stripped_title=social-media-gender-gap&amp;userName=caturpw" name="__sse6949179" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<div style="padding: 5px 0 12px;">View more <a href="http://www.slideshare.net/">presentations</a> from <a href="http://www.slideshare.net/caturpw">catur pw</a>.</div>
</div>
<p>Dilanjutkan oleh <a href="http://twitter.com/AffiFD" target="_blank">@AffiFD</a> sharing tentang the Daily Media, yang dimulai dengan suksesnya Fashionese Daily Blog, the Daily Media dengan lebih dari 21000 member saat ini mostly beranggotakan wanita.</p>
<p>Dengan berbagai sifat dan character masing-masing, mampu dikumpulkan dalam suatu forum online, dan event offline gathering untuk memperkuat member engagement diantara mereka.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-402" title="afwika n affifd at fresh" src="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2011/02/afwika-n-affifd-at-fresh.jpg" alt="" width="600" height="400" /></p>
<p>Dari pengalaman sejak 2005 membina online community, the Daily Media menemukan beberapa temuan menarik seperti: The daily network&#8217;s forum &amp; blog can influence buying decision &amp; people opinion</p>
<p>Selain itu beberapa network lainnya mempunyai objective yg menarik diantaranya:</p>
<div id="_mcePaste">Female Daily &#8211;&gt; Igniting entrepreneurship within the community</div>
<div>FemaleDaily.com &#8211;&gt; Educating women to be smart consumers via forum &amp; blogs</div>
<div id="__ss_6949388" style="width: 425px;"><strong><a title="The Daily Media" href="http://www.slideshare.net/caturpw/the-daily-media">The Daily Media</a></strong><object id="__sse6949388" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="355" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=thedailymedia-fresh-110216130311-phpapp02&amp;stripped_title=the-daily-media&amp;userName=caturpw" /><param name="name" value="__sse6949388" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed id="__sse6949388" type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="355" src="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=thedailymedia-fresh-110216130311-phpapp02&amp;stripped_title=the-daily-media&amp;userName=caturpw" name="__sse6949388" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<div style="padding: 5px 0 12px;">View more <a href="http://www.slideshare.net/">presentations</a> from <a href="http://www.slideshare.net/caturpw">catur pw</a>.</div>
</div>
<div>Sesi selanjutnya, <a href="http://twitter.com/venustweets" target="_blank">@venustweets</a> dari Ngerumpi.com sharing tentang community behaviour.</div>
<div>Sebuah portal dari dan untuk wanita, dimana para membernya aktif sharing melalui posting artikel di ngerumpi.com</div>
<div>Event FreSh kai ini ditutup dengan sharing jarak jauh (New York &#8211; USA) dari <a href="http://twitter.com/insomnisa" target="_blank">@insomnisa</a> , seorang wanita yg cukup aktif di sosial media, sharing tentang behaviour wanita USA, terutama perbedaannya dengan behaviour wanita indonesia di social media.</div>
<div><img class="alignnone size-full wp-image-403" title="@insomnisa from NY - USA for FreSh" src="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2011/02/5447177682_acc7b4a523_o-Small.jpg" alt="" width="600" /></div>
<div>Salah satu perbedaannya di Indonesia yang mungkin terlalu kreatif, menggunakan facebook sebagai sarana jualan, berbeda dengan di USA, dimana facebook digunakan hanya untuk update status. They use Craig List for commerce.</div>
<div><img class="size-full wp-image-401 alignnone" title="hugcampaign tedxjkt on FreSh event pacific Place" src="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2011/02/hugcampaign-tedxjkt.jpg" alt="" width="600" height="245" /></div>
<div>Event FreSh kali ini dimeriahkan juga dengan #hugcampaign by <a href="http://twitter.com/TEDxJKT">@TEDxJKT</a> yang dengan sukarela membagi-bagikan kasih sayang melalui sebuah pelukan.. so sweet <img src='http://www.freshyourmind.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </div>
<div>Last but not least, Thanks for Great Support from <a href="http://twitter.com/atamerica" target="_blank">@atamerica</a></div>
<div><strong>ps:</strong><br />
Obrolan Out Of Topic [OOT] yg terekam <img src='http://www.freshyourmind.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </div>
<div><img class="alignnone size-full wp-image-404" title="shoes-checking-at-fresh" src="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2011/02/shoes-checking-at-fresh.jpg" alt="" width="600" height="463" /></div>
<div>Photo-photo event FreSh Feb 2011 lainnya silahkan disimak di<a title="Photo-photo" href="http://www.facebook.com/album.php?fbid=10150155632319225&amp;id=776994224&amp;aid=335276" target="_blank">sini</a> atau di<a title="photo-photo" href="http://www.flickr.com/photos/salsabeela/sets/72157608550402693/with/5446563785/" target="_blank">sini</a></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.freshyourmind.com/2011/02/women-love-and-social-media/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FreSh: Online Business Outlook 2011</title>
		<link>http://www.freshyourmind.com/2010/12/fresh-online-business-outlook-2011/</link>
		<comments>http://www.freshyourmind.com/2010/12/fresh-online-business-outlook-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Dec 2010 05:23:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chandramarsono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Monthly Events]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://freshyourmind.com/?p=410</guid>
		<description><![CDATA[Acara Freedom of Sharing (FreSh) kembali diadakan pada Rabu malam (22/12/2010) di Graha Citra Caraka, Telkom. Acara yang dihadiri oleh 102 orang ini bertajuk FreSh:Online Business Outlook 2011, dengan pembicara Aulia Masna (E27), Abul A’la Almaujudy (Indonesian Blackberry Community), Yuswohady (Penulis Buku Marketing) dan our own Pitra Satvika (Stratego). Acara dimulai dengan pembukaan oleh bapak Romano Roring, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Acara Freedom of Sharing (FreSh) kembali diadakan pada Rabu malam (22/12/2010) di Graha Citra Caraka, Telkom. Acara yang dihadiri oleh 102 orang ini bertajuk <strong>FreSh:Online Business Outlook 2011</strong>, dengan pembicara Aulia Masna (E27), Abul A’la Almaujudy (Indonesian Blackberry Community), Yuswohady (Penulis Buku Marketing) dan <em>our own</em> Pitra Satvika (Stratego).</p>
<p>Acara dimulai dengan pembukaan oleh bapak Romano Roring, head of retail marketing PT.Telkom, dilanjutkan dengan diskusi panel oleh Aulia Masna dan  Abul A’la Almaujudy mengenai Online Business Outlook 2011 khususnya dari segi mobile gadget. Mulai dari apps hingga rumor gadget yang akan keluar seperty Blackberry Playbook hingga tablet berbasis Meego dari Nokia, hingga perkembangan dan fokus dari masing-masing produsen baik hardware dan software di tahun 2011.</p>
<p>Acara dilanjutkan dengan wejangan dari Yuswohady. Penulis buku CROWD dan mantan chief executive Markplus Institute of Marketing ini berbicara mengenai Consumer 3000 yang merupakan pengaruh GDP $3000 di Indonesia dan bagaimana masyarakat akan berkembang terhadap teknologi dan strategi marketingnya.</p>
<p>Acara hari itu ditutup oleh Pitra Satwika yang memberikan kilas balik 2010 serta outlook business online 2011 di Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.freshyourmind.com/2010/12/fresh-online-business-outlook-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FreSh: Fallen DotComs</title>
		<link>http://www.freshyourmind.com/2010/11/377/</link>
		<comments>http://www.freshyourmind.com/2010/11/377/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Nov 2010 04:09:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chandramarsono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Monthly Events]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://freshyourmind.com/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[Bertempat di Thamrin City, semalam (29/10/2010) diadakan Freedom of Sharing atau FreSh mengenai dotcom-dotcom yang telah crash priode 1998-2005, yaitu era first bubble dan post bubble sebelum era kebangkitan dotcom (2007 hingga kini). Mengambil judul FreSh Fallen DotComs, committee FreSh ingin menghadirkan para pelaku bisnis dotcoms yang sudah crash dengan tujuan agar mereka dapat menceritakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2010/11/20101029-072b.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-378" title="FreSh: Fallen DotComs at Thamrin City" src="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2010/11/20101029-072b.jpg" alt="" width="600" height="410" /></a></p>
<p>Bertempat di Thamrin City, semalam (29/10/2010) diadakan Freedom of  Sharing atau FreSh mengenai dotcom-dotcom yang telah crash priode  1998-2005, yaitu era first bubble dan post bubble sebelum era  kebangkitan dotcom (2007 hingga kini). Mengambil judul FreSh Fallen  DotComs, committee FreSh ingin menghadirkan para pelaku bisnis dotcoms  yang sudah crash dengan tujuan agar mereka dapat menceritakan mengapa  dotcom mereka bisa crash, dan pelajaran apa yang dibawa dari pengalaman  tersebut.</p>
<p>Acara malam itu juga diramaikan oleh kehadiran kawan-kawan dari FreSh   daerah lain, yaitu Didut (RoTi FreSh) dan Bryan (FreSh Surabaya).  Didut  bercerita sedikit mengenai sepak terjang RoTi FreSh yang kini  telah  menginjak 1 tahun lebih melakukan kegiatan dan rencana mereka  kedepan  untuk melakukan penetrasi FreSh pada sekolah-sekolah.</p>
<p>Back to the main topic of the show, para pembicara malam itu adalah Surya Witoelar (ex CEO <strong>nasgor.com</strong> dan <strong>koridor.com</strong>), Akbar Zainuddin (ex CEO <strong>ojolali.com</strong>), dan Dibya Pradana (ex grouphead <strong>radioclick.com</strong>). Mereka mewakili dotcom first bubble, sedangkan Aria Rajasa (ex CEO <strong>sharingfoto.com</strong>) mewakili era post bubble.</p>
<p>Akbar Zainuddin bercerita tentang awal mula ojolali.com yang berawal  sebagai experimental lab yang lalu berkembang menjadi portal jual beli.  Ia menjelaskan pentingnya saat itu untuk mendapatkan user dengan sistem  registrasi, dan mempertahankan loyalti mereka dengan newsletter. Ojolali  berhasil menggaet 20.000 user hingga akhir hayatnya, angka yang besar  untuk tahun 2002.</p>
<p>Dibya Pradana yang secara tidak resmi mewakili radioclick.com (karena  John Tumiwa berhalangan hadir, Dibya hadir sebagai penonton, ditembak  ditempat jadi pembicara) menceritakan bagaimana konsep radioclick yang  berupa shopping portal bagi para komunitas pendengar radio untuk  berjualan. Dibanding dotcom yang lain, radioclick sudah memiliki  komunitas dari sister-sister company mereka yang merupakan  stasiun-stasiun radio.</p>
<p>Koridor.com dan nasgor.com merupakan sister company dari bubu.com  jelas Surya Witoelar. Koridor.com bergerak sebagai portal berita,  sedangkan nasgor.com lebih kepada portal utama yang juga menyediakan  free email dll. Lemahnya koneksi internet merupakan salah satu  penghambat saat itu, berikut dengan masih kurangnya pengguna internet  dan belum adanya konsep monetisasi portal berita yang jitu. “Banyak  advertizers belum tau dan percaya beriklan di dotcom”.</p>
<p>Aria Rajasa membawa cerita yang berbeda. Ia memulai usahanya  sharingfoto.com setelah bubble pertama pecah. Konsepnya adalah menjual  pernak-pernik gimmick semacam baju dan mug dimana user dapat print foto  mereka diatasnya.</p>
<p><strong>The DotCom Phenomenon</strong><br />
<strong><a href="http://twitpic.com/31vg26"><img class="alignright" style="margin-left: 12px;" title="FreSh Fallen DotComs" src="http://farm2.static.flickr.com/1330/5134455501_263bccc61d_m.jpg" alt="" width="240" height="180" /></a></strong>Era fenomena dotcom mulai terbentuk pada tahun 1998 dengan semakin <em>accessible</em>-nya  internet (walau masih dialup dengan kecepatan 12 s/d 33 kbps di  Indonesia) serta pesatnya perkembangan IT baik dari sektor korporat  maupun <em>indie</em>. Ide bahwa kita dapat mengakses informasi dari  segala penjuru dunia dan berbelanja apapun (selama ditawarkan di  internet) di depan komputer anda dalam kenyamanan rumah seakan kita  hidup di masa depan yang menegangkan. A great time for technology.</p>
<p>Portal-portal dotcom waktu itu seperti Altavista, AOL, Amazon, Yahoo,  Hotmail, Geocities, dan banyak lagi, tiba-tiba kebanjiran investasi  dari banyak venture capitalist. Tak hanya mereka, namun banyak  dotcom-dotcom startup tiba-tiba kaya mendadak dengan investasi baru dari  perusahaan-perusahaan yang takut ketinggalan kereta. Tiba-tiba lahir  banyak CEO dan CTO, semua orang ingin invest di dotcom, walaupun belum  jelas itu apa ataupun logis tidaknya business plan yang ditawarkan.</p>
<p>“Seringkali dotcom hanya kuat dari segi IT-nya saja”, jelas Dibya,  “Karena yang tertarik bikin dotcom saat itu sebagian besar orang IT”.</p>
<p>Tak hanya di Indonesia, di luar negeri pun begitu. Lahir dotcom baru  berbentuk B2C atau lebih dikenal dengan e-store saat ini, namun mereka  tidak memiliki pengalaman untuk menjalankan sisi <em>brick and mortar</em> atau bisnis konvensionalnya, seperti logistik, hubungan dengan  supplier, produsen, manajemen keuangannya, dll. Mereka memiliki keahlian  teknis IT, namun lemah dalam business plan dan eksekusi <em>business plan</em> tersebut.</p>
<p>“Jangankan yang tidak memiliki business plan, dotcom dengan business  plan saja karam”, tambah Surya. Ia menjalankan koridor.com bersama  dengan kakaknya Aria dan sepupunya Satya. Aria adalah yang memegang sisi  bisnis serta operasional, Surya menjalankan sisi IT dan Satya untuk  desain. Secara operasional, mereka berjalan layaknya sebuah perusahaan  yang baik. Sisi teknologi dan bisnis terpenuhi, namun mengapa bisa  crash?</p>
<p>Walaupun besarnya investasi yang masuk pada dotcom-dotcom pada saat  itu, namun secara finansial sebagian besar dotcom merugi besar. Internet  masih tanda tanya besar bagi perusahaan-perusahaan dan belum terbukti  penetrasi marketnya, apa lagi perusahaan Indonesia yang boro-boro ngerti  internet itu apa. Dotcom yang hidup bergantung pada iklan (hampir  semuanya pada saat itu) adalah yang paling pertama merasakan himpitan  ekonomi. Jumlah pengguna internet yang hanya 500.000 di Indonesia saat  itu belum banyak menggerakkan pelaku bisnis untuk beriklan di dotcom  saat itu.</p>
<p>“Belum ada yang namanya ad sense saat itu”, jelas Akbar. “Dotcom  masih mencari formula yang tepat untuk berjalan, dan itu bagian yang  paling asik saat itu”. Dibya pun menambahkan bahwa saat itu mereka  sampai menjual jepit rambut dan sendal jepit secara online.  “Dengan  harga sendal jepit cuma 5000, dijual secara online mau untung berapa?”,  kata Dibya.</p>
<p>“Pada akhirnya <em>bottom line</em> menjadi penentu”, seru Aria.  Walau sharing foto sudah menghasilkan keuntungan bersih 5-8 juta  perbulannya, itu tidak menjanjikan untuk berkembang kedepannya. Dengan  profit margin sebesar itu, investasi tenaga dan waktu yang telah  ditanamkan tidak akan terbayar dalam waktu dekat. Akbar pun menjelaskan  hal yang sama. Walau ojolali sudah mendapatkan <em>income</em> puluhan juta tiap bulannya, mereka harus tutup juga dikarenakan <em>overhead</em> yang besar. Jumlah investasi yang telah masuk tidak dapat diimbangi  dengan profit yang didapatkan. Dengan kata lain banyak dotcom <em>first bubble</em> itu bakar duit.</p>
<p><strong>Sedond Bubble Burst?</strong><br />
Surya menjelaskan bahwa pasti akan ada second bubble burst. Jika dotcom menjadi <em>euphoria</em> yang tidak terkendali seperti dulu, pasti akan terjadi dalam waktu  dekat atau lambat. Yang bisa kita lakukan adalah memperlambat terjadinya  dengan mulai berbisnis secara serius. Harus seimbang antara sisi  teknologi dan sisi bisnisnya.</p>
<p>Sekarang lebih mudah, pengguna internet Indonesia yang lebih dari 45 juta (data 2009, <a href="http://www.internetworldstats.com/" target="_blank">http://www.internetworldstats.com</a>)  serta begitu pesatnya pertumbuhan social media, melakukan bisnis online  harus creatif, inovatif, dan cepat. “Social media dapat membantu  berkembangnya startup online dan juga membunuhnya”, Jelas Aria Rajasa.  Setelah gagal dengan sharingfoto.com, ia belum kapok dan membuka  gantibaju.com yang merupakan toko baju online. “Komunitas memainkan  peranan besar dalam memajukan usaha online”, tambahnya. Gantibaju.com  seringkali mengadakan kegiatan offline dan bahkan membuka outlet offline  di FX.</p>
<p>Yang terjadi di first bubble adalah banyaknya perusahaan yg ingin  ikut dalam usaha dotcom sehingga mereka invest, karena dotcom tidak  menghasilkan income yang banyak mereka jual lagi (untuk dapat fresh  money atau investasi), dan jual lagi dan lagi, hingga ketitik tidak ada  yang mau beli lagi, namanya tercoreng, dan disitulah awalnya bubble  burst. Impactnya ya terasa oleh dotcom yang sebetulnya memiliki business  plan yang bagus juga, karena masyarakat bisnis kehilangan kepercayaan  pada dotcom.</p>
<p>So guys, mari kita pastikan jangan sampai terjadi dotcom bubble burst  kedua, apalagi kalau terjadinya di Indonesia yang kini sedang disorot  sebagai Mecca baru perkembangan IT dan telekomunikasi dari segi besarnya  pasar dan kemampuannya. Akan banyak <em>venture capitalist</em> (VC) yang akan masuk dengan banyak investasi. <em>Choose wisely, do it smart</em>.</p>
<p>Sebetulnya masih banyak yang dibicarakan malam itu, sayangnya sudah  capek dan pegel saya nulisnya, so next time dateng aja sendiri ke  acara-acara FreSh. See you guys at our next event.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>Original Post : <a href="http://bit.ly/csIBCX " target="_blank">http://bit.ly/csIBCX</a><br />
Liputan lain oleh para blogger:<br />
- <a href="http://indobrad.web.id/2010/11/fresh-fallen-dotcoms/" target="_blank">FreSh! Fallen Dotcoms</a> by <a href="http://twitter.com/indobrad" target="_blank">Indobrad</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.freshyourmind.com/2010/11/377/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FreSh: Inspiration Night</title>
		<link>http://www.freshyourmind.com/2010/10/fresh-inspiration-night/</link>
		<comments>http://www.freshyourmind.com/2010/10/fresh-inspiration-night/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Oct 2010 04:12:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chandramarsono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Monthly Events]]></category>
		<category><![CDATA[British Council]]></category>
		<category><![CDATA[BSD]]></category>
		<category><![CDATA[fresh]]></category>
		<category><![CDATA[inspiration]]></category>
		<category><![CDATA[Nukman Luthfie]]></category>
		<category><![CDATA[Panca Sarungu]]></category>
		<category><![CDATA[Riri Riza]]></category>
		<category><![CDATA[Serpong]]></category>
		<category><![CDATA[Tourism]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://freshyourmind.com/?p=382</guid>
		<description><![CDATA[Bekerjasama dengan British Council, FreSh kembali mengadakan acara rutin bulanannya dengan tema Inspiration Night pada Rabu, 23 September 2010. Fokus yang diangkat malam tersebut adalah mengenai pariwisata di Indonesia dan bagaimana dunia online serta kreativitas berperan didalamnya. Inilah pertama kali FreSh Jakarta melakukan acara di luar daerah ibukota Jakarta, tepatnya di hotel Santika Serpong Tangerang. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="border: 0pt none;" title="Riri Riza berbicara pada FreSh: Inspiration Night." src="http://farm5.static.flickr.com/4126/5047815582_2b7d7ef803_z.jpg" border="0" alt="" width="600" height="398" /></p>
<p><img class="alignright" style="margin-left: 12px; border: 0pt none;" title="Hotel Santika's event information board" src="http://farm5.static.flickr.com/4084/5045552575_e9a4f79084_m.jpg" alt="" width="240" height="180" />Bekerjasama dengan British Council, <strong>FreSh</strong> kembali mengadakan acara rutin bulanannya dengan tema <em>Inspiration Night</em> pada Rabu, 23 September 2010. Fokus yang diangkat malam tersebut adalah  mengenai pariwisata di Indonesia dan bagaimana dunia online serta  kreativitas berperan didalamnya.</p>
<p>Inilah pertama kali FreSh Jakarta melakukan acara di luar daerah  ibukota Jakarta, tepatnya di hotel Santika Serpong Tangerang. Diantara  peserta yang hadir adalah masyarakat kreatif, online, pengusaha muda,  dan mahasiswa-mahasiwi dari daerah Karawaci, Serpong, Depok, dan kota  Tangerang, serta para FreShers dari Jakarta yang amat-amat setia  mengikuti acara ini menerjang mautnya macet rush hour pulang kantor dari  Jakarta.</p>
<p>Selain itu juga hadir para partisipan dari IYCE (Indonesian Young  Creative Entrepreneur) dan CEC (Community Entrepreneur Challenge)  British Council. Total attendance malam itu mencapai lebih dari 120  orang, tidak terhitung mereka yang datang telat dan tidak register.</p>
<p>FreSh menghadirkan tiga pembicara pada malam itu, yaitu Nukman  Luthfie (Virtual Consulting), Panca Sarungu (Indonesian Travel Expo),  dan Riri Riza (Miles Films).</p>
<p><img class="alignleft" style="margin-right: 12px;" title="Nukman Luthfie" src="http://farm5.static.flickr.com/4148/5046260148_680f63e83d_m.jpg" alt="" width="240" height="159" />Pembicara  pertama pada malam itu adalah pak Nukman Luthfie dari Virtual  Consulting. Beliau menjelaskan mengenai pentingnya online selling dan  branding pada produk-produk lokal serta pariwisata. Dari pentingnya cara  mengemas sebuah produk dengan bena, hingga mengemas sebuah paket  perjalanan atau wisata menjadi sebuah hal yang menarik. Kepuasan  pelanggan serta cara kita berinteraksi dengan mereka juga penting, baik  itu disampaikan secara personal atau dengan memantau via social media.  Belia juga secara singkat memperkenalkan Juale.com sebagai tempat untuk  menjual secara online.</p>
<p><img class="alignright" style="margin-left: 12px;" title="Panca Sarungu" src="http://farm5.static.flickr.com/4104/5045697209_5b47bb1a4f_m.jpg" alt="" width="240" height="159" />Panca  Sarungu yang memulai bisnis wisatanya secara online dengan  Bulanmadu.com dan IndoMICE.com menceritakan sedikit pengalamannya serta  mengenai proyeknya 2 tahun terakhir ini mengadakan event offline  pariwisata bertajuk Indonesian Travel Expo yang merupakan ajang expo  pariwisata terbesar di Indonesia. Event tersebut mempromosikan  pariwisata-pariwisata Indonesia dan menjualnya secara paket dan bulk  sales kepada agen-agen perjalanan baik dalam dan luar negeri. Ia juga  berbagi mengenai prospek pariwisata 2011 serta bagaiman sebuah daerah  dapat menjadi sebuah daerah wisata yang menjual.</p>
<p><img class="alignleft" style="margin-right: 12px;" title="Riri Riza" src="http://farm5.static.flickr.com/4105/5045747507_7a27da3901_m.jpg" alt="" width="240" height="161" />Pembicara  terakhir kita pada malam itu adalah Riri Riza. Beliau berbicara  mengenai pengalamannya di pulau Belitung saat hunting lokasi untuk  Laskar Pelangi. Ia menceritakan proses pra produksi hingga pasca  produksi, serta dampak film serta novel terhadap pariwisata di Belitung  dan kesempatan-kesempatan yang digunakan penduduk setempat.</p>
<p>Ia juga mengangkat pentingnya pemerintah serta masyarakat untuk  menyadari kekuatan dari film, bagaimana pemda negara lain memberikan  uang kepada pembuat film untuk shooting di kota/daerah mereka sehingga  mereka terekspos, dan biasanya pembuat film akan menghabiskan 3-4 kali  uang yang diberikan oleh pemda. Selain ada income di daerah mereka  karena ada film, tapi juga ada imbas turisme secara tidak langsung hasil  dampak film tersebut, baik dalam bentuk awareness hingga minat secara  langsung.</p>
<p>Terima kasih kepada para FreShawan dan FreShwati yang telah hadir,  begitu pula dengan masyarakat, mahasiswa dan seluruh peserta yang hadir  dalam perhelatan FreSh di BSD kali ini, memupuk semangat kamu untuk  melaksanakan beberapa acara FreSh di luar Jakarta seperti di Depok,  Bekasi atau Bogor di kedepannya. Terima kasih sebesar-besarnya untuk  para pembicara dan British Council. Sampai bertemu di acara FreSh  berikutnya.</p>
<p><img src="http://farm5.static.flickr.com/4151/5046176172_3e9dde6c6b_m.jpg" border="0" alt="" /><img src="http://farm5.static.flickr.com/4147/5045553609_c05078d9fa_m.jpg" border="0" alt="" /><br />
<img src="http://farm5.static.flickr.com/4126/5045603767_ede543f995_m.jpg" border="0" alt="" /><img src="http://farm5.static.flickr.com/4126/5045740611_ebc950e6e7_m.jpg" border="0" alt="" /><br />
<img src="http://farm5.static.flickr.com/4092/5047585986_f7c2ff1e9a_m.jpg" border="0" alt="" /><img src="http://farm5.static.flickr.com/4126/5045648605_fb35e4511d_m.jpg" border="0" alt="" /><br />
<img src="http://farm5.static.flickr.com/4091/5047573890_7a2c2c351e_m.jpg" border="0" alt="" /><img src="http://farm5.static.flickr.com/4124/5047592214_76cb339df2_m.jpg" border="0" alt="" /><br />
<img src="http://farm5.static.flickr.com/4086/5045740101_e85353a27b_m.jpg" border="0" alt="" /><img src="http://farm5.static.flickr.com/4108/5047029659_e591e82ab6_m.jpg" border="0" alt="" /><br />
<img src="http://farm5.static.flickr.com/4103/5047028543_d6639ae15e_m.jpg" border="0" alt="" width="240" height="161" /><img src="http://farm5.static.flickr.com/4090/5047618460_590752095d_m.jpg" border="0" alt="" width="240" height="161" /><img title="Pose Narsis FreSh" src="http://farm5.static.flickr.com/4106/5047630030_484113c2ce_z.jpg" alt="" width="480" height="360" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.freshyourmind.com/2010/10/fresh-inspiration-night/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FreSh! Mobilicious 4G &amp; WiMAX</title>
		<link>http://www.freshyourmind.com/2010/07/fresh-mobilicious-4g-wimax/</link>
		<comments>http://www.freshyourmind.com/2010/07/fresh-mobilicious-4g-wimax/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 11:03:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chandramarsono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Monthly Events]]></category>
		<category><![CDATA[4G]]></category>
		<category><![CDATA[AktiMob]]></category>
		<category><![CDATA[fresh]]></category>
		<category><![CDATA[IEEE]]></category>
		<category><![CDATA[mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Telkom]]></category>
		<category><![CDATA[WiMAX]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://freshyourmind.com/?p=370</guid>
		<description><![CDATA[A convergence between the internet and mobility is inevitable. Para pengamat mengatakan bahwa dalam 3-5 tahun kedepan smart phones, tablets, pads, etc akan menggantikan desktop. Tentunya untuk menyokong itu semua, diperlukan sebuah backbone yang kuat dan sanggup melayani kebutuhan mobile internet yang akan semakin berat konsumsinya. So why WiMAX &#38; 4G? WiMAX (Worldwide Interoperability for [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" style="margin-left: 12px;" title="Herwinto from AktifMob on utilizing 4G" src="http://farm5.static.flickr.com/4144/4839845612_9b6e40e2d3_m.jpg" alt="" width="180" height="240" />A convergence between the internet and mobility is inevitable. Para pengamat mengatakan bahwa dalam 3-5 tahun kedepan smart phones, tablets, pads, etc akan menggantikan desktop. Tentunya untuk menyokong itu semua, diperlukan sebuah backbone yang kuat dan sanggup melayani kebutuhan mobile internet yang akan semakin berat konsumsinya.</p>
<p>So why WiMAX &amp; 4G?</p>
<p>WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) &amp; 4G (4th Generation) merupakan backbone yang diharapkan bisa support penggunaan internet secara mobile di masa mendatang. WiMAX sendiri sudah lama ada di Indonesia dan bagian dari 3G, namun penggunaanya belum maksimal. Sedangkan 4G yang merupakan IP based mobile service sebetulnya sudah siap tempur di Indonesia, namun secara birokrasi dan business plannya masih diperdebatkan di kalangan perusahaan telco dan internet service.</p>
<p><img class="alignleft" style="margin-right: 12px;" title="Penonton 60 lebih, tapi menyimak acara sebagian besar dari meja snack." src="http://farm5.static.flickr.com/4133/4839841892_54f483a6e2_m.jpg" alt="" width="180" height="240" />Ada 4 pembicara FreSh Mobilicious WiMAX &amp; 4G malam itu; the ever so technical <strong>Kuncoro Wastuwibowo</strong> dan <strong>Arief H. Gunawan</strong> dari Telkom yang mewakili IEEE Indonesia, the mobile technology milker <strong>Herwinto Chandra</strong> yang mewakili AktifMob,  dan the very energetic <strong>Yasmina Haryono</strong> yang seorang <em>user experience expert</em> yang sedang melakukan riset di Indonesia.</p>
<p>Kuncoro memulai dengan menjelaskan apa itu 4G, apa itu WiMAX (dan kenapa dia gak suka WiMAX), hingga ke infrastruktur dan segala macam technical detailnya. Ia juga menjelaskan kapabilitas dari 4G, serta perkembangan teknologi 4G sendiri yang sempat terpisah menjadi dua kubu dengan dua bahasa yang berbeda. Dia juga memberikan kabar buruk dimana 4G sendiri baru akan secara efektif di gunakan paling lambat 2015. Ya hopefully makin cepat lah.</p>
<p><img class="alignright" style="margin-left: 12px;" title="Arief from IEEE talks about LTE" src="http://farm5.static.flickr.com/4154/4839836124_bbbb6829c3_m.jpg" alt="" width="180" height="240" />Herwinto melakukan follow up dengan menjelaskan sisi business yang dapat dilakukan dengan 4G. Mewakili perusahaannya .AktifMob, ia menjelaskan possibilities apa yang dapat dilakukan dan bagaimana memanfaatkannya. Perubahan yang terjadi di perusahaan telco di Indonesia sejak berhentinya price wars (inget dong iklan pulsa 0,000001 rupiah) dan sekarang dimana terjadi pergeseran pendapatan utama dari voice (pulsa) ke data.</p>
<p>Pembicara ke-3 kita malam itu saudara Arief berbicara soal LTE (Long Term Evolution), berkembangnya teknologi dari 2G ke 3G, 3.9G dan 4G, time frame perubahan dan kapabilitas apa saja yang dapat diharapkan dari masa depan mobile yang berisi EOIP (Everything Over Internet Protocol).</p>
<p><img class="alignnone" title="Yasmina talks about user experience" src="http://farm5.static.flickr.com/4131/4839828802_f813710245_z.jpg" alt="" width="640" height="481" /></p>
<p>Pembicara terkahir kita adalah Yasmina. Seorang user experience expert yang kini tinggal di Dusseldorf Jerman, ia disini sedang melakukan riset untuk sebuah perusahaan telco dimana ia bekerja. Yasmina memberikan presentasi mengenai evolusi mobile yang terjadi di Indonesia karena perilaku manusia Indonesia. &#8220;<a href="http://twitter.com/indobrad/statuses/19744971198" target="_blank"><em>Yasmina gives a somewhat soothing presentation</em></a>&#8220;, menurut @indobrad.</p>
<p>Akhir kata, topik FreSh kali ini membuka mata kita akan teknologi yang akan datang dan bagaimana kita mengantisipasinya dalam pekerjaan atau hidup kita kembali ke kita masing-masing. However, it also teaches us how unique we are. Mobile di Indonesia berkembang dalam alarming rate, nomor 2 di hampir semua bindang, termasuk blackberry usage yang berkembang karena uniknya bangsa Indonesia: prepaid. How you use this information is up to you.</p>
<p><img class="alignnone" title="FreSh Mobilicious 4G" src="http://farm5.static.flickr.com/4088/4839210235_98e498a5e8_z.jpg" alt="" width="640" height="480" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.freshyourmind.com/2010/07/fresh-mobilicious-4g-wimax/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Social Media Day</title>
		<link>http://www.freshyourmind.com/2010/07/social-media-day/</link>
		<comments>http://www.freshyourmind.com/2010/07/social-media-day/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 14:57:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Monthly Events]]></category>
		<category><![CDATA[kaskus]]></category>
		<category><![CDATA[langsat]]></category>
		<category><![CDATA[mashable]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://freshyourmind.com/?p=365</guid>
		<description><![CDATA[Karena memang belum pernah ada hari social media, maka sekonyong-konyong entah bagaimana ceritanya, Mashable mengajak pencinta social media untuk merayakannya pada tanggal 30 Juni. Para warga digital tentunya nggak lepas dari social media dalam kehidupan sehari-harinya. Nggak lepas dari notebook, netbook, smart phone, hingga hape cupu, demi berkoneksi sosial dengan teman-teman virtualnya di Twitter, Facebook, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2010/07/smday02.jpg"><img src="http://freshyourmind.com/wp-content/uploads/2010/07/smday02-300x200.jpg" alt="smday02" title="smday02" width="300" height="200" class="alignleft size-medium wp-image-366" /></a>Karena memang belum pernah ada hari <em>social media</em>, maka sekonyong-konyong entah bagaimana ceritanya, <a href="http://mashable.com/2010/06/30/happy-social-media-day/" target="_blank">Mashable</a> mengajak pencinta <em>social media</em> untuk <a href="http://meetup.com/mashable" target="_blank">merayakannya</a> pada tanggal 30 Juni. Para warga digital tentunya nggak lepas dari <em>social media</em> dalam kehidupan sehari-harinya. Nggak lepas dari notebook, netbook, <em>smart phone</em>, hingga hape cupu, demi berkoneksi sosial dengan teman-teman virtualnya di Twitter, Facebook, Kaskus, dll. <em>social media</em> sudah menemani perjalanan setiap detik hidup kita, di rumah, kantor, bus, mobil, hingga di kamar mandi.</p>
<p>Ada banyak kota di banyak negara yang ikut menyelenggarakan pertemuan-pertemuan kecil dan besar demi perayaan ini. Terlepas dari ajakan Mashable, beberapa teman di Jakarta (yang tergabung dalam <a href="http://www.freshyourmind.com" target="_blank">FreSh</a>) ingin menjadikan tanggal ini sebagai momen besar di Indonesia. Bisa dikatakan warga negeri kita ini kan pecandu <em>social media</em>. Kalau nggak, mana mungkin 5 terbesar warga Facebook adalah warga Indonesia. Mana mungkin pula Indonesia adalah negara Asia dengan pengguna Twitter tertinggi, dengan mayoritas penggunanya berasal dari Jakarta. Lalu mana mungkin pula juragan Craiglist sampai mengakui solid dan besarnya komunitas forum Kaskus.</p>
<p>Jadi pada tanggal 28 Juni kemarin, ujuk-ujuk bertemulah beberapa orang FreSh, juragan Kaskus <a href="http://twitter.com/dwirianto" target="_blank">Danny Wirianto</a>, dan juragan Langsat, <a href="http://twitter.com/didinugrahadi" target="_blank">Didi Nugrahadi</a> untuk membahas ini. Pertemuan yang cepat ini langsung berujung pada berlangsungnya perhelatan besar di <a href="http://twitter.com/mezzaluna" target="_blank">Mezzaluna Cafe</a> tadi malam 30 Juni 2010. Demi acara ini, perencanaan FreSh untuk menggelar topik berbagi rutin bulanannya diubah. Kalau biasanya kita fokus pada presentasi dan diskusi, di perhelatan <em>social media day</em> ini, lebih difokuskan pada sosialisasi, berjejaring, dan hiburan. Seperti hakikatnya <em>social media</em> adalah untuk bergaul, maka di perhelatan ini pergaulan lah yang lebih diutamakan.</p>
<p>Dengan perencanaan “seadanya” dan didukung oleh sponsor “seketemunya” serta modal <em>word of mouth</em> di Twitter, Facebook, dan Kaskus, tanpa terduga acara yang direncakan kilat ini bisa mendatangkan lebih dari 300 orang pecinta <em>social media</em>. Hehe, padahal mereka yang datang saja belum tahu detil acaranya seperti apa, namun (mungkin) karena kelekatan diri antara sesama warga digital, mereka pun datang dan memenuhi ruangan acara.</p>
<p>Agar nggak lepas banget dengan kekhasan FreSh dalam berbagi, setelah hiburan musik awal dari <a href="http://twitter.com/mikes_jkt" target="_blank">Mike&#8217;s</a>, blogger merangkap MC dadakan <a href="http://simplychi.wordpress.com" target="_blank">Chichi</a> dan <a href="http://www.benablog.com" target="_blank">Benazio</a> mengundang beberapa orang untuk ngobrol singkat di depan panggung. Ramya membuka acara dengan pemutaran video dari Pete Cashmore, juragan Mashable.</p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="530" height="385" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/Zdy13StgEAQ&amp;color1=0x3a3a3a&amp;color2=0x999999&amp;hl=en_US&amp;feature=player_embedded&amp;fs=1" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="530" height="385" src="http://www.youtube.com/v/Zdy13StgEAQ&amp;color1=0x3a3a3a&amp;color2=0x999999&amp;hl=en_US&amp;feature=player_embedded&amp;fs=1" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Selanjutnya ada <a href="http://enda.goblogmedia.com" target="_blank">Enda</a> yang bercerita tentang melacak percakapan di dunia maya, <a href="http://twitter.com/redmomo1" target="_blank">Herman</a> yang bercerita tentang <a href="http://www.sparxup.com" target="_blank">Sparx Up Award</a> (untuk para startup lokal), <a href="http://radityadika.com" target="_blank">Raditya Dika</a> yang bercerita tentang blog yang mengangkatnya menjadi seorang selebriti, <a href="http://twitter.com/adez3d" target="_blank">Adez</a> yang bercerita tentang kumpul-kumpul komunitas melalui kopi darat, dan <a href="http://twitter.com/aulia" target="_blank">Aulia</a> yang berbagi cerita tentang pengguna Twitter di Indonesia. Kejutan tambahan adalah saat <a href="http://twitter.com/saykoji" target="_blank">Igor Saykoji</a> datang, yang langsung ditodong berbagi cerita dan manggung.</p>
<p>Acara di Jakarta ini memang sungguh meriah (hihi setidaknya kalau dibandingkan dengan seorang teman blogger di Manila yang katanya gagal mengadakan perayaan bersama). Bukti bahwa warga digital itu pecinta kopdar sungguh terbukti. Banyak yang menjadikan perhelatan ini sebagai ajang kopdar komunitas, seperti Kopdar Jakarta, Id-Foursquare, Kaskus, Koprol, dan banyak pihak dari teman-teman digital agency. Liputan langsung acara ini bisa disimak di tagar <a href="http://search.twitter.com/search?q=%23smday" target="_blank">#smday</a> (tagar global dunia) dan <a href="http://search.twitter.com/search?q=%23smdayjkt" target="_blank">#smdayjkt</a> (tagar lokal Jakarta).</p>
<p>Mudah-mudahan tahun depan, acara serupa dengan perencanaan lebih matang, bisa terlaksana lebih meriah (memang kemarin kurang meriah apa ya?) dan lebih banyak hadiah pintu (memang kemarin kurang banyak apa ya hadiah pintunya?). Terima kasih kepada rekan-rekan FreSh, Kaskus, Langsat, sponsor Acer, XL, donatur hadiah Blogdetik dan Invictus, dan terima kasih kepada penyedia tempat Mezzaluna,  serta Mike&#8217;s Apartment dan Saykoji yang merelakan waktunya untuk sukarela manggung di acara.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.freshyourmind.com/2010/07/social-media-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FreSh Surabaya: Online Branding and The Rise of Indonesian Start Up</title>
		<link>http://www.freshyourmind.com/2010/05/fresh-surabaya-online-branding-and-the-rise-of-indonesian-start-up/</link>
		<comments>http://www.freshyourmind.com/2010/05/fresh-surabaya-online-branding-and-the-rise-of-indonesian-start-up/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 May 2010 07:48:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Monthly Events]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://freshyourmind.com/?p=361</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Imam MTQ Iki Lho Rek, FreSh Surabaya Siapa bilang arek-arek Surabaya tidak meminati acara kumpul-kumpul kreatif? Buktinya, pada Rabu malam, 26 Mei 2010, acara Freedom of Sharing (FreSh) yang untuk pertama kali digelar di Surabaya dipadati anak-anak muda Surabaya. FreSh merupakan ajang diskusi, kumpul-kumpul, networking, sharing ilmu antar-pelaku industri kreatif. FreSh pertama di Surabaya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2010/05/fresh-surabaya.jpg"><img src="http://freshyourmind.com/wp-content/uploads/2010/05/fresh-surabaya-300x225.jpg" alt="fresh-surabaya" title="fresh-surabaya" width="300" height="225" class="alignleft size-medium wp-image-362" /></a>Oleh: <a href="http://mindmata.wordpress.com">Imam MTQ</a></p>
<p>Iki Lho Rek, FreSh Surabaya</p>
<p>Siapa bilang arek-arek Surabaya tidak meminati acara kumpul-kumpul kreatif? Buktinya, pada Rabu malam, 26 Mei 2010, acara Freedom of Sharing (FreSh) yang untuk pertama kali digelar di Surabaya dipadati anak-anak muda Surabaya. </p>
<p>FreSh merupakan ajang diskusi, kumpul-kumpul, networking, sharing ilmu antar-pelaku industri kreatif. FreSh pertama di Surabaya membahas tema: Online Branding and The Rise of Indonesian Start Up. Pukul 18.00 peserta sudah berdatangan kemudian mendaftar ulang. Peserta yang hadir antara lain dari mahasiswa STIKOM Surabaya, Tugu Pahlawan dot Com (TPC), Komunitas Blogger UNAIR, Komunitas Forum DetikSurabaya, Surabaya Web Community (suWec), Kaskuser Regional<br />
Surabaya, sejumlah pengusaha dari Komunitas Tangan Di Atas Surabaya dan UKM Jatim, para undangan, blogger independen, dan profesional-profesional lain di bidang indutsri kreatif. </p>
<p>Acara dimulai dengan perkenalan FreSh oleh Leonita Julian. Leonita menuturkan, FreSh mempunyai semangat berbagi untuk siapa saja terutama yang bergelut dalam dunia kreatif. Memang FreSh diawali dari Jakarta, namun semangatnya akan dibawa ke kota-kota lain. Dengan adanya FreSh ia mengharapkan insan-insan kreatif di Indonesia akan semakin banyak<br />
bermunculan. Leonita juga yakin dengan potensi kreatif Surabaya. Sebagai orang Surabaya, ia akan semakin bangga jika dari kotanya muncul kreator-kreator baru yang kreatif. </p>
<p>Selanjutnya disambung dengan sambutan dari pihak manajemen STIKOM Surabaya. Manajemen STIKOM sangat senang bisa memfasilitasi acara FreSh yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Surabaya. Harapannya ajang berbagi pengetahuan seperti FreSh akan semakin berkembang di Surabaya. </p>
<p>Kemudian tibalah saatnya pada sesi presentasi dari para pembicara. Pembicara yang hadir antara lain: Herman Kwok (SemutApi Colony dan Kaskus.us), Benny Chandra (Narablog senior Surabaya), dan Suko Widodo (Pemerhati komunikasi).<br />
Presentasi pertama dari Benny Chandra, seorang senior blogger dari Surabaya. Pengasuh Bennychandra.com ini menyampaikan materi tentang personal branding via blog. Menurutnya, blog memang bisa digunakan untuk mencitrakan diri, yaitu antara lain melalui tulisan maupun foto yang ditampilkan dalam blog. Benny mengklasifikasikan narablog ke dalam dua tipe. Tipe Niat Banget dan Tipe Yang Niatnya 68 %. Tipe narablog yang niat banget, biasanya blognya hanya membahas tema tertentu saja, memperhatikan kualitas postingnya, rajin blogwalking, ikut kopi darat dan menulis di blog,<br />
serta konsisten dalam berpendapat. Sedangkan Tipe Yang Niatnya 68% saja -seperti blog dia katanya- ciri-<br />
cirinya biasanya dalam blognya kurang fokus membahas tema tertentu, tidak rajin blogwalking untuk mempromosikan blognya, namun mereka konsisten dan mempunyai passion tertentu. </p>
<p>Menurut Benny, pada intinya, jika ingin mencitrakan diri lewat blog, carilah sesuatu yang berbeda untuk diblog-kan, kemudian geluti dengan kontinyu serta konsistenlah dengan pilihan tersebut. Presentasi kedua dari Suko Widodo. Suko Widodo adalah dosen komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Suko juga mempunyai semacam usaha agensi komunikasi. Ia seringkali diminta tokoh, pejabat, dan orang-orang penting lainnya untuk menangani strategi komunikasinya. </p>
<p>Menurut Suko, setiap orang pasti berkomunikasi. Pada zaman cyber alat untuk berkomunikasi semakin canggih. Perkembangan komunikasi manusia, dari tatap muka hingga tatap maya, dari kenthongan hingga jaman onlenan.<br />
Suko mengatakan, sekarang ini abad selebriti, abad kenarsisan. Tinggal di desa boleh saja, tapi jangan mati gaya. Dalam presentasi yang penuh dengan guyonan, Suko menceritakan mengapa banyak tokoh politik yang gagal dalam pencitraan dirinya. Kegagalan beberapa politikus Indonesia ketika branding melalui media online, disebabkan karena mereka tak<br />
kenal siapa calon pemilihnya. </p>
<p>Menurutnya, banyak yang terjebak ke dalam pandangan bahwa media adalah segalanya. Semakin canggih media yang digunakan semakin baik. Padahal sesungguhnya media hanyalah alat untuk berkomunikasi dan menyampaikan pesan. Boleh memakai media online tetapi harus diketahui bahwa dalam komunikasi sekarang ini cenderung menganut model berbicara dengan, bukan berbicara kepada. Selain itu, Suko mengingtakan bahwa pencitraan online harus berbasis riset, bukan sekedar berdasarkan imajinasi belaka, ada azas proximitas, azas manfaat, serta terencana dan terukur. </p>
<p>Presentasi ketiga dari Herman Kwok dari Semut Api Colony yang juga sekaligus dari Majamenen Kaskus.us. Kepada sekitar 170 peserta yang hadir, Herman menceritakan bagaimana merebranding Kaskus.us, dari forum yang dulunya dikenal sebagai situs porno menjadi web forum tempat dimana orang-orang dapat menemukan hal-hal unik yang tidak bisa ditemukan di massmedia online konvensional. Herman memulai presentasinya dengan awal mula dibuatnya Kaskus. Andrew Darwis dan kedua rekannya membuat Kaskus karena sering rindu dengan informasi dari Indonesia ketika mereka kuliah di Amerika Serikat. Lama-kelamaan, Kaskus semakin berkembang dan semakin banyak postingan yang mengarah ke pornografi. Kaskus memang ramai saat itu. Tapi itu tak bertahan lama. </p>
<p>Beberapa tahun terakhir, perkembangan anggota forum ini tidak terlalu bagus dan rataannya tidak sesuai harapan. Karena banyak mengadung konten porno, data menyebutkan, pengakses Kaskus 68% laki-laki dam 32% wanita. Para wanita terbukti enggan masuk ke Kaskus. Melihat kenyataan itu, serta tentu saja didasari atas kebutuhan akan dana untuk terus menghidupi Kaskus, Kaskus meniatkan diri untuk berubah. Selain sebagai forum yang asik, Kaskus juga ingin business<br />
friendly. </p>
<p>Kekuatan-kekuatan Kaskus seperti bisa diakses secara gratis, mempunyai nilai lokal sekaligus nasionalis, database-nya bagus, tersegmentasi, unik, anggotanya banyak dan mempunyai kebiasaan kopi darat, mempunyai budaya dan bahasa sendiri, semakin dimaksimalkan. Kemudian, langkah yang dilakukan agar Kaskus business friendly adalah dengan menghilangkan konten porno dan yang mengandung SARA. Awalnya sempat menjadi perdebatan dalam tim kaskus. Namun akhirnya langkah tersebut diambil. Selain menyortir konten, Kaskus juga membenahi struktur, usability, serta design agar business friendly. Porsi ruang iklan dikurangi, agar semakin bagus tampilannya. Pengakomodasian atas itu semua akhirnya membuahkan hasil. Member Kaskus sekarang ini sudah mencapai 1,7 juta orang. Perputaran uang dalam Forum Jual Beli atau yang dikenal dengan FJB rata-rata perbulannya Rp 30-50 miliar. Tak dinyana, pengurangan porsi iklan pun justru membuat Kaskus kebanjiran iklan. </p>
<p>Salah satu hal yang digarisbahawahi Herman Kwok adalah bahwa para member Kaskus itu juga manusia yang bisa dan harus diajak ngobrol agar tercipta sebuah ikatan yang kuat. Setelah berpresentasi tentang rebranding Kaskus, Herman Kwok menginformasikan tentang program kompetisi untuk para start up-er yang bernama Sparx Up. Kompetisi ini terbuka bagi start up untuk kategori web portal, web application, dan lainnya. Pendaftaran untuk mengikuti Sparx Up ini akan mulai dibuka Juni 2010. </p>
<p>Semua pembicara sudah presentasi, tanya jawab sudah dilakukan, doorprize sudah dibagi-bagi, ramai-ramai berfoto pun tak ketinggalan. FreSh Surabaya edisi pertama berakhir. Sampai jumpa pada FreSh Surabaya edisi kedua. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.freshyourmind.com/2010/05/fresh-surabaya-online-branding-and-the-rise-of-indonesian-start-up/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ASEAN: Challenges and Opportunities for future leaders</title>
		<link>http://www.freshyourmind.com/2010/05/asean-challenges-and-opportunities-for-future-leaders/</link>
		<comments>http://www.freshyourmind.com/2010/05/asean-challenges-and-opportunities-for-future-leaders/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 18:09:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catur pw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Monthly Events]]></category>
		<category><![CDATA[asean]]></category>
		<category><![CDATA[binus]]></category>
		<category><![CDATA[freedom of sharing]]></category>
		<category><![CDATA[fresh]]></category>
		<category><![CDATA[RYLC]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://freshyourmind.com/?p=358</guid>
		<description><![CDATA[On 18th May 2010, Binus International in collaboration with FreSh (Freedom of Sharing) forum had a pre-event to its annually held event, Regional Youth Leader’s Conference (RYLC). The event consisted with three of our finest speakers, Mr Minaldi Loeis, Mr. Wayah Wiroto and Alanda Kariza. The questions were directed from our moderators,Pigar and Feranita. Mr. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Calibri; font-size: small;"><em><img class="alignleft size-full wp-image-359" title="1-fresh-18mei-binus" src="http://fresh.strategocorp.com/wp-content/uploads/2010/05/1-fresh-18mei-binus.jpg" alt="1-fresh-18mei-binus" width="200" height="200" />On 18</em><sup><em>th</em></sup><em> May 2010, Binus International in collaboration with FreSh (Freedom of Sharing) forum had a pre-event to its annually held event, Regional Youth Leader’s Conference (RYLC). The event consisted with three of our finest speakers, Mr Minaldi Loeis, Mr. Wayah Wiroto and Alanda Kariza. The questions were directed from our moderators,Pigar and Feranita. Mr. Minaldi opened the lecture by stating that we hold this event annually to celebrate the spirit of ASEAN. Soon, ASEAN will be more like the European Union and the factor that will benefit us the most is mobility. People, by 2015 will have a more positive perception of ASEAN. The reason is that ASEAN has the largest growth rate as compared to countries such as China or India. Academically, there is growing importance in increasing awareness in people. In Indonesia, the president is also emphasizing on the importance of education. We can also see that people in the country and beyond are preparing for better things in the future. As for Binus International campus itself, they have had and will be having more collaboration with ASEAN. For instance, last year, RYLC was also held successfully, attended by students from Thailand, Myanmar, and more. One of them even stayed at Mr. Minaldi’s house! Binus International has also sent their debate team for a competition in Thailand. Soon, the campus will also conduct more foreign exchange students from ASEAN countries. Mr. Minaldi concluded by stating that being a part of ASEAN can give us more confidence about the future.</em></span></p>
<p><span style="font-family: Calibri; font-size: small;"><em>Mr. Wayah Wiroto spoke next, stating that the </em></span><span style="font-family: Calibri; font-size: small;"><strong><em>ASEAN market has a huge potential</em></strong></span><span style="font-family: Calibri; font-size: small;"><em>. With the Free Trade Agreement (FTA), ASEAN is an entity in itself, competing against China,etc. To remain competitive, we will have to increase awareness by educating the yogh, and providing necessities such as infrastructure and resources. The main factor is to be competitively ready! Indonesia’s competitive level is still low. There are few strategies to help us get prepared which are firstly, build good human resource that can push us towards excellence. Secondly, help use our resources to create a competitive advantage and create an edge to this competition. In terms of resources, Indonesia is top-notch! But are they being used sustainably? Mining, for instance. We have competence in that area but they are not utilizing the best use of it. The big question is, can we catch up by 2015? Sure we can, by pushing our youth to unleash their potential.</em></span></p>
<p><span style="font-family: Calibri; font-size: small;"><strong><em>Alanda Kariza</em></strong></span><span style="font-family: Calibri; font-size: small;"><em>, our young speaker, stated that Indonesia’s youth has very big and strong potential in ASEAN. Most ASEAN countries do have young representatives in their respective countries. To develop the country’s youth, there is also high potential due to domestic consumption, being in the only ASEAN country in G20, and having high rate of people in their productive age. The challenge is that we have to increase the number of skilled labor, which is considerably less in the country.</em></span></p>
<p><span style="font-family: Calibri; font-size: small;"><em>The event ended with questions and answer sessions from videoconferencing guests and participants. With this pre-event, we hope people will realize the importance of building good connection with ASEAN and developing ourselves at an early age.</em></span></p>
<p><span style="font-family: Calibri; font-size: small;"></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Pada tanggal 18 Mei 2010, BINUS INTERNATIONAL menyelenggarakan acara bertajuk “ASEAN: Challenges and Opportunities for Future Leaders” yang merupakan kerja sama antara BINUS INTERNATIONAL dan Fresh Community.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Acara ini pada dasarnya merupakan pre-event dari acara Regional Youth Leader Conference 2010: Discovering ASEAN Business Opportunity (RYLC 2010) yang akan diselenggarakan pada tanggal 8 sampai 11 Juni 2010 yang didukung oleh ASEAN Secretariat.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Acara semalam menghadirkan tiga pembicara, yaitu: Bapak Minaldi Loeis – Dean of Programs, BINUS INTERNATIONAL, Bapak Wayah S Wiroto – Vice Rector IV BINUS UNIVERSITY dan Alanda Kariza – British Council  Global Changemaker. Pembicaraan dimulai dengan penjelasan dari Bapak Minaldi bahwa acara RYLC 2010 dilandasi dengan “spirit of ASEAN” dimana dalam waktu dekat, ASEAN akan menjadi satu pasar pada tahun 2015 sehingga dengan demikian ASEAN akan menjadi mirip dengan European Union. Sekali lagi factor pendukung ASEAN 2015 adalah mobilitas dimana penduduk ASEAN bukan hanya sekedar bias berkunjung ke Negara ASEAN lain tanpa visa, namun juga bisa bekerja di Negara ASEAN lain dan semakin mudahnya perdagangan antar Negara ASEAN. ASEAN merupakan region yang patut diperhitungkan dengan mengingat kekuatannnya pada laju pertumbuhan ekonomi.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Dalam menyongsong ASEAN 2015, pendidikan menjadi demikian penting untuk mempersiapkan generasi muda untuk bisa bersaing di pasar ASEAN 2015. BINUS INTERNATIONAL mempersiapkan para generasi muda untuk menyadari ASEAN 2015 melalui berbagai kegiatan yang berhubungan dengan ASEAN seperti mengikuti kompetisi-kompetisi di tingkat ASEAN, membuka program yang berfokus pada ASEAN dan pertukaran mahasiswa antar Negara ASEAN dan sebagainya.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Sementara Bapak Wayah Wiroto menyebutkan besarnya potensi ASEAN di masa depan. Dengan diberlakukannya Free Trade Agreement antara ASEAN dan China dan India, pada dasarnya ASEAN harus mampu bersaing dengan kedua Negara tersebut. Sekali lagi, supaya bisa bersaing, pendidikan menjadi kunci yang sangat penting. Daya saing Indonesia yang masih lemah merupakan lecutan bagi Negara ini untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Indonesia juga disebut oleh Bapak Wayah untuk meningkatkan daya saing pengelolaan sumber daya alamnya untuk menciptakan daya saing Indonesia.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Alanda yang merupakan perwakilan generasi muda Indonesia menjelaskan bahwasanya kaum muda Indonesia bisa belajar dari Negara ASEAN lain yang memiliki perwakilan youth di parlemen untuk menampung aspirasi kaum mudanya. Tantangan lain dari Indonesia menuju ASEAN 2015 adalah meningkatkan jumlah dan kualitas tenaga kerja terampil.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Acara ini dilanjutkan dengan sesi tanya jawab baik offline maupun online – melalui media online yang didukung oleh INDLINE sehingga peserta dari Korea dan luar area acara bisa berinteraksi langsung dengan para pembicara. Door prize berupa tiga (3) tiket mengikuti acara RYLC 2010 dibagikan kepada tiga penanya terbaik yang dipilih oleh Alanda. Tak lupa sesi foto bersama sebagai trade mark dari acara Fresh dilakukan di ujung acara.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Acara ini ditutup dengan kesimpulan bahawa membangun koneksi dan meningkatkan kualitas diri adalah kunci menyongsong ASEAN 2015 dan kunci menang berkompetisi dengan region-region lain.</span></p>
<p></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.freshyourmind.com/2010/05/asean-challenges-and-opportunities-for-future-leaders/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

