growth hormone

FreSh Nov’08: Dunia Freelance

fresh4aDi bulan keempat kegiatan FreSh! ini, tema yang diangkat adalah dunia freelance. Di dalam pertemuan ini, kami berharap bisa muncul masukan-masukan berarti untuk para freelancer saat mereka berhadapan dengan para pemberi kerja. Penyelenggaraan pertemuan ini dibantu oleh Telkom (terima kasih kepada Kuncoro) yang menyediakan ruangan (yang terlalu luas) di Gatot Subroto, lengkap dengan makan malam yang luar biasa mewah.

Pada sesi kali ini pembagian tempat duduk dibuat berbeda. Dibuat berkesan ada 2 kubu, yakni kubu freelancer dan kubu job publisher. Pesertanya pun lumayan banyak (meski tidak sebanyak yang mendaftar di Facebook), dan sebagian besar berada di kubu freelancer.

Presentasi pertama dilakukan oleh Aria Rajasa yang menceritakan mengapa harus menjadi freelance, dan tips-tips menjadi seorang freelancer. Menurutnya, untuk seorang pegawai, yang harus dipersiapkan sebelum menjadi seorang freelancer adalah:

  • Pastikan ada tabungan untuk hidup 6 bulan mendatang. Bisa jadi selama 6 bulan mendatang, tidak ada proyek yang bisa dikerjakan. Jadi harus punya alokasi awal biaya hidup untuk menanggung ketidakadaan proyek itu.
  • Minta persetujuan orang tua (atau istri).
  • Penghasilan dari freelance sudah cukup? Yakin? Pertimbangkan pula dari sisi benefit yang biasa didapat dari kantor, dan belum tentu didapat bila menjadi seorang freelancer.
  • Utamakan stabilitas, bukan jumlah paling besar. Bisa jadi suatu waktu dapat proyek puluhan juta, tapi lalu menjadi malas dan selama berbulan-bulan hanya menghabiskan pendapatan dari proyek itu, tanpa mencari proyek baru.
  • Kenali komunitas Anda. Bergabung dan kenalan dengan teman-teman komunitas, karena bisa jadi mereka yang nanti memberikan proyek kepada Anda.
  • Always have Plan B. Kalau seandainya menjadi seorang freelancer nanti gagal, perlu ada alternatif rencana. Apakah kembali ke kantor lama?
  • Siapkan suasana kerja yang baik dan tingkatkan disiplin. Meskipun kerja di rumah, perlu ada cara supaya konsentrasi kerja tidak terganggu oleh kegiatan rumah.

fresh4-aria

Selanjutnya, presentasi dilakukan oleh Harry JH yang menceritakan best practice-nya sebagai freelancer yang bekerja rumahan. Sebagai seorang freelancer, memang bisa bekerja secara fleksibel, tapi pendapatannya pun fleksibel. Kurang lebih tips yang disampaikan Harry adalah sebagai berikut:

  • Lebih fleksibel dan jangan terlalu rigid dalam waktu kerja.
  • Memiliki pengetahuan cara menjual keahlian. Mau jadi seorang web designer, graphic designer, web developer, kalau tidak bisa menjual kemampuan yang dimilikinya, juga tidak ada gunanya.
  • Responsif, secepat mungkin. Bila dikontak oleh klien, segeralah memberikan jawaban. Minimal pemberitahuan kalau Anda akan membalas permintaan klien sesegera mungkin.
  • Generosity won’t kill you. Terkadang tidak semua permintaan klien harus kita tagih. Kalau memang tidak menyulitkan, bisa dianggap sebagai bonus ke klien. Dari sisi klien, hal ini bisa memberikan para freelancer nilai plus.
  • Presentasi itu penting. Di depan klien, kenakan pakaian yang rapih. Presentasikan materi desain dalam bentuk yang lebih menarik. Kalau bisa buat mock-up, dan tidak sekedar gambar kecil tidak jelas (di-watermark pula).
  • Do fun things. Sesekali buatlah sesuatu yang menyenangkan untuk diri sendiri. Siapa tahu saja, akan terpakai di proyek-proyek mendatang.
  • Carilah rekan kerja, sehingga akan membantu berbagi beban pikiran.
  • Selesaikan masalah pribadi. Masalah keluarga bisa mengganggu beban kerja, apalagi kalau bekerjanya di rumah. Selesaikan dulu masalah ini, agar bisa tetap fokus bekerja.

fresh4-harry


Selanjutnya Chandra Marsono yang berbagi pengalamannya dari sejak ia menjadi seorang freelancer yang lalu berkembang menjadi seorang entrepreneur. Cukup banyak materi yang ia sampaikan. Kurang lebih materinya bisa dilihat pada slide berikut ini.

fresh4-chandra


Dilanjutkan dengan Herman Chang, praktisi Google AdWords, yang sedikit bercerita pemanfaatan Google AdWords untuk kebutuhan freelancer. Di presentasi ini, Herman memberikan pengantar penggunaan Google AdWords. Isinya sangat bermanfaat, terutama untuk mereka yang belum pernah menggunakannya. Berikut ini materi slide-nya.

Setelah itu ada pembagian berbagai door prize dari Telkom dan voucher menginap di Hotel d’Carmel Lembang, Bandung. Tumbennya, kali ini hadiahnya mewah-mewah sekali. Hadiah paling mewah yang diberikan kemarin adalah modem dari Telkom yang jatuh ke tangan Andi Belutz.

Kukuh TW juga sempat berbagi info singkat tentang sayembara logo MIKTI yang berakhir hari Minggu besok. Lebih lengkapnya bisa dilihat di slide berikut.

Kesimpulan diskusi dalam event FreSh! ini disampaikan oleh Ramya Prajna, yang kurang lebih sebagai berikut:

  • Lebih memilih menjadi seorang freelancer lalu berkembang menjadi seorang entrepreneur, atau kembali lagi menjadi seorang karyawan. Bisa jadi seorang freelancer menjadi jenuh akan ketidakpastian yang ia hadapi, lalu memutuskan kembali lagi bekerja menjadi karyawan di kantor sebelumnya. Atau, ia semakin belajar mengatur dirinya sendiri, mengatur urusan dengan klien, hingga akhirnya membangun perusahaannya sendiri.
  • Yang lebih penting, bagaimana menciptakan lingkungan yang baik bagi seorang freelancer. Dengan terciptanya lingkungan yang baik dan bisa dipercaya oleh job publisher, sembari job publisher pun memberikan benefit yang baik bagi para freelancer, seperti: asuransi, pelatihan, dll.
  • Industri desain ini masih terlalu bercampur antara pekerjaan yang berskala 500.000 rupiah, hingga 50 juta rupiah. Perlu ada standarisasi sehingga klien tidak melakukan komparasi yang salah.

fresh4-alls

Untuk kegiatan FreSh! 5.0 di bulan Desember nanti, tema yang akan diusung adalah Creative Outlook 2009. Pada kesempatan mendatang, yang rencananya akan berbagi adalah Enda Nasution, Yoris Sebastian, dan Norman Sasono (semua masih dalam konfirmasi). Enda akan bercerita seputar dunia blog di tahun 2009, Yoris akan bercerita seputar industri kreatif di tahun 2009, dan Norman, seorang Microsoft evangelist akan bercerita seputar user application di masa mendatang. Terakhir, Ramya Prajna juga akan berbagi tentang user interface di masa mendatang.

Bagi yang tertarik, luangkan waktu Anda ya pada minggu ketiga Desember besok. Untuk info selanjutnya, silakan pantengi saja di Facebook. Kalau ada masukan seputar kegiatan FreSh! silakan pula berdiskusi di forumnya.

Sumber tulisan: FreSh! 4.0: Berbagi Pengalaman Seputar Dunia Freelance

Kredit foto: Satya, Chandra.
Galeri foto: Satya, Chandra, Nindya.

Comments

No Comments

Leave a reply

Name *

Mail *

Website